Biar Mampu Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Benahi Ini Lebih Dulu

  • Whatsapp
Biar Mampu Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Benahi Ini Lebih Dulu

Hercules99 – Ekonomi, Pemerintah memiliki deretan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan segera untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 7 persen di kuartal II 2021. Salah satunya pekerjaan itu realisasi belanja Kementerian Lembaga (K/L) dan mempercepat realisasi program pemulihan ekonomi nasional.

Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha dalam diskusi FMB, pada Kamis (6/5) mengatakan, pekerjaan rumah (PR) ini berada pada kuartal II.

Read More

Ia mengungkapkan, pihaknya akan terus mendorong percepatan belanja negara hanya PEN, melainkan belanja K/L.

Untuk mendorong akselerasi belanja K/L, pemerintah memastikan akan terus memantau dan berkoordinasi untuk mengindentifikasi K/L yang penyerapannya masih rendah dan kendalanya.

Sementara itu, jika ada K/L tidak bisa mempercepat realisasi belanjanya, maka anggarannya dapat direalokasi kepada program-program yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan prioritas pemerintah.

Dengan demikian, Kunta berharap langkah pemerintah untuk mempercepat belanja dapat berimplikasi positif terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal II.

Di sisi lain, untuk mengejar pertumbuhan ekonomi tersebut Kementerian Keuangan juga meminta pemerintah daerah untuk segera merealisasikan belanjanya untuk dapat memberikan stimulus bagi masyarakat sehingga permintaan dapat meningkat.

Realisasi Anggaran Belanja PEN

Seperti diketahui, hingga akhir April 2021, realisasi PEN mencapai Rp 155,63 triliun. Realisasi anggaran ini telah mencapai 22,3 persen dari pagu yang disediakan sebesar Rp 699,43 triliun.

Realisasi untuk kesehatan sebesar Rp 21,15 triliun atau 12,1 persen dari pagu Rp 175,52 triliun, perlindungan sosial terealisasi Rp 49,07 triliun atau 32,7 persen dari pagu Rp 150,88 triliun, program prioritas terealisasi Rp 18,98 triliun atau 15,3 persen dari pagu Rp 125,17 triliun.

Sementara itu, realisasi dari program dukungan UMKM dan korporasi adalah Rp 40,23 triliun atau 20,8 persen dari pagu Rp 191,13 triliun. Selanjutnya, untuk realisasi insentif usaha sebesar Rp 26,20 triliun atau 46,2 persen dari pagu Rp 56,72 triliun.

Untuk perlindungan meliputi Program PKH sebesar Rp 13,72 triliun atau 47,8 persen, Kartu Sembako sebesar Rp 11,91 triliun atau 26,4 persen, BST sebesar Rp 11,11 triliun atau 92,6 persen dan BLT Desa sebesar Rp 1,78 triliun atau 12,4 persen.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment