Hari Ini, Kamis 6 Mei 202i, Larangan Mudik Mulai Diberlakukan

  • Whatsapp
Hari Ini, Kamis 6 Mei 202i, Larangan Mudik Mulai Diberlakukan

Hercules99 – Berita, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi baik di darat, laut, udara, dan kereta api, untuk kegiatan mudik, mulai berlaku Kamis, 6 Mei hingga Selasa 17 Mei 2021. Walaupun demikian. bukan berarti pergerakan moda transportasi berhenti total pada masa tersebut.

Dia menjelaskan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomer 13 Tahun 2021 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 tersebut, mengatur transportasi yang dapat beroperasi untuk melayani kepentingan bukan mudik.

Read More

Kepentingan nonmudik tersebut yaitu bekerja, perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluara meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh 1 (satu) orang anggota keluarga.

Selanjutnya kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 (dua) orang, pelayanan kesehatan darurat, dan kepentingan nonmudik tertentu lainnya. Kepentingan nonmudik tertentu lainnya ini harus dilengkapi surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah setempat.

Selain itu, untuk angkutan logistik atau barang seperti angkutan pengangkut bahan-bahan kebutuhan pokok, barang-barang penting untuk kegiatan ekonomi, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan, juga akan berjalan seperti biasa.

Transportasi Akan Dibatasi

Kemudian, dia juga menjelaskan transportasi juga akan tetap beroperasi secara terbatas melayani kawasan aglomerasi yaitu di Medan, Binjai, Deli, Serdang, dan Karo (Mebidangro); Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Selain itu, Bandung Raya, Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, dan Purwodadi (Kedungsepur); Jogja Raya; Solo Raya; Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertosusila), dan Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros (Maminasata).

Walaupun begitu kegiatan mudik tetap diminta tidak dilaksanakan di kawasan aglomerasi. Serta transportasi akan dipiroritaskan untuk aktivitas masyarakat yang masih bekerja, membutuhkan layanan kesehatan.

Ia mengungkapkan bahwa, Kemenhub terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan mudik pada tahun ini, dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Hal ini dikarenakan Indonesia sedang dalam masa pemulihan, sehingga diharapkan bisa menekan kasus covid-19 menjadi lebih banyak berkurang.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *