Saat Libur Lebaran 2021, Polda Metro Jaya Usul Tempat Wisata Ibu Kota Ditutup

  • Whatsapp
Saat Libur Lebaran 2021, Polda Metro Jaya Usul Tempat Wisata Ibu Kota Ditutup

Hercules99 – Berita, Polda Metro Jaya menyampaikan sejumlah usulan guna menekan laju penyebaran covid-19 di ibu kota dan sekitarnya, antara lain penutupan tempat wisata pada masa libur Lebaran 2021 dan imbauan salat ied di rumah masing-masing.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Marsudianto saat rapat bersama dengan Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Kasdam Jaya Brigjen TNI M Saleh Mustafa, beserta jajaran, pada Selasa, 4 April 2021.

Read More

Ia memaparkan, dalam rapat lintas sektoral disampaikan, pihaknya meminta putusan dari Dinas Pariwisata, kalau bisa seperti tahun kemarin, ditutup saja.

Namun, jika seandainya Menteri Pariwisata memiliki kebijakan lain, tentu pihaknya akan menyesuaikan dan akan dilakukan pengaturan-pengaturan lebih lanjut.

Marsudianto menerangkan, usulan Polda Metro Jaya sebaiknya area wisata ditutup. Sementara, kegiatan solat ied sebaiknya dilakukan di rumah. Menurutnya, salat ied di rumah masing-masing tidak akan mengurangi makna hari lebaran.

Tetapi, kalau masyarakat lebih nyaman di mesjid, maka ia tidak bisa melarangnya. Ini semata untuk menjaga kesehatan. Jangan sampai nanti Indonesia seperti India yang ada gelombang tsunami Covid-19. Bahkan, saat ini di Malaysia pun demikian.

Pihaknya tidak ingin hal itu terjadi, karena covid-19 di Indonesia sudah diperkirakan menurun, serta mulai berakhir.

Mulai Siap Amankan Tempat Wisata

Namun demikian, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya serta unsur pengamanan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap membantu untuk menegakkan aturan protokol kesehatan di area wisata untuk mencegah penumpukkan.

Ia menegaskan, pembelian tiket wisata akan dilakukan secara online, serta dibatasi hanya 50 persen orang saja yang boleh masuk. Kalau masih ada penumpukkan, pihaknya akan melakukan penyekatan buka tutup untuk sementara waktu.

Marsudianto menerangkan, personel yang ditempatkan di area wisata, jumlahnya tergantung kebutuhan. Salah satunya, yaitu pertimbangan pengunjung yang hadir.

Untuk lokasi tempat wisatanya sendiri bervariasi, tambah Marsudianto. Apakah di Kota Tua, Ancol, Ragunan, TMII, Pulau Seribu, tentu akan berbeda-beda. Ini disesuaikan berdasarkan kebutuhan serta potensi kerawanannya.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *