Hari Buruh 2021: Momen Pekerja Imigran Indonesia Berperan Bangun Desa

  • Whatsapp
Hari Buruh 2021 Momen Pekerja Imigran Indonesia Berperan Bangun Desa

Hercules99 – Ekonomi, Hari buruh sedunia yang jatuh pada 1 Mei kemarin memberikan momen peran buruh migran Indonesia terhadap pembangunan Desa.

Desa memiliki peran yang vital dalam memastikan perlindungan menyeluruh untuk para pekerja imigran yang terpaksa pulang ke kampung halaman di Indonesia, akibat dampak pandemi COVID-19, demikian hasil laporan bersama dari badan PBB yang diluncurkan kemarin.

Read More

Laporan dari The International Organization for Migration (IOM), the United Nations Development Programme (UNDP), hingga Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) juga mengindikasikan bahwa pihak otoritas desa membutuhkan lebih banyak dukungan untuk memperkuat kapasitas mereka dalam memastikan kesejahteraan.

Selain itu, mata pencaharian dari para pekerja imigran yang kembali ke Indonesia, serta keluarga bertumpu pada penghasilan yang mereka kirim ke Indonesia.

Banyak Migran yang Pulang ke Kampung Halaman

Pandemi covid-19 menyebabkan banyak pekerja migran dari Indonesia yang kembali ke kampung halaman mereka.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, sekitar 180.000 pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri telah kembali ke Indonesia lewat jalur resmi, pada awal pandemi covid-19.

Peluncuran laporan dibuka secara daring oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.

Menteri Iskandar melanjutkan bahwa sekitar 90 persen pekerja migran Indonesia berasal dari pedesaan.

Kepala perwakilan UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura menyampaikan bahwa penerapan yang efektif dari hukum berlaku untuk melindungi hak-hak pekerja migran menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan para pekerja migran.

Hasil studi melibatkan 1.082 desa di delapan provinsi, dengan mempertimbangkan jumlah pekerja migran di daerah yang dilibatkan. Studi ini mengkombinasikan antara data kualitatif serta informasi dari pihak pemerintah dan non-pemerintah.

Studi itu bertujuan memetakan tantangan dan kesempatan untuk memastikan prioritas pemerintah dalam perlindungan, reintergrasi, dan pemberdayaan para pekerja imigran Indonesia selama pandemi covid-19 masih berlangsung.

Studi ini percaya bahwa inklusivitas akan memastikan terciptanya respon gender dan perbaikan perlindungan bagi pekerja migran, terutama di tingkat desa.

Studi tersebut berhasil diselesaikan lewat the Global IOM-UNDP Seed Funding Initiavite yang disetujui tahun lalu. Indonesia merupakan salah satu dari 11 negara yaang tergabung dalam kolaborasi ini.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *