Pidato Joe Biden Kena Kritik, Senator Bantah AS Negara Rasis

  • Whatsapp
Pidato Joe Biden Kena Kritik, Senator Bantah AS Negara Rasis

Hercules99 – Internasional, Joe Biden, Presiden Amerika Serikat, baru-baru ini menyampaikan pidato tahunan perdana di Capitol Hill, Rabu malam, 28 April 2021 waktu setempat. Dalam pidatonya, Biden membahas terkait program ekonomi populis, isu geopolitik, dan ras.

Presiden Biden berkata, negaranya memiliki masalah rasisme sistemik (systemic racism), seperti dalam sistem peradilan.

Read More

Partai Republik lantas mengirimkan respons melalui Senator Tim Scott dari South Carolina. Senator Scott berkata bahwa AS bukanlah negara rasis. Retorika Biden juga  dianggap tak membawa ‘penyembuhan’, seperti yang dijanjikan.

Senator Scott turut menyindir pelajaran Critical Race Theory (CRT) yang mendapat dukungan Presiden Biden. Scott menilai CRT justru rasis, dan ia menuding ada pihak-pihak yang memakai isu ras demi keuntungan.

Senator Scott menuturkan, ketika Amerika kompak, maka kita bisa membuat progres luar biasa. Tetapi, ada kekuatan-kekuatan hebat yang ingin memisahkan kita.

Seratus tahun lalu, anak-anak di sekolah diajarkan bahwa warna kulit mereka adalah yang terpenting. Dan jika mereka berpenampilan tertentu, maka mereka inferior.

Hari ini, tambah Senator Scott, anak-anak diajarkan bahwa warna kulit mereka mendefinisikan diri mereka lagi. Jika mereka berpenampilan tertentu, maka mereka adalah penindas.

Senator Scott Bahas Isu Pemilu

Selain mengkritik pandangan Presiden Biden dalam isu ekonomi dan ras, Senator Scott juga membahas isu pemilihan di negara bagian Georgia. Ia mendukung adanya aturan lebih ketat yang mewajibkan menunjukkan KTP, jika ingin memilih lebih awal.

Aturan KTP di Georgia mendapat penentangan keras dari kalangan Partai Demokrat dan Presiden Joe Biden karena dianggap menyulitkan  pemilih.

Senator Scott lantas mengkritik pandangan tersebut karena tidak sesuai dengan common sense. Selain itu, ia menyebut warga Afrika-Amerika justru mendukung aturan tersebut.

Ia mengatakan bahwa, mayoritas besar warga AS mendukung pencoblosan lebih awal, dan mayoritas besar mendukung identifikasi saat memilih, termasuk warga Afrika-Amerika dan Hispanik.

Common sense mampu menciptakan common ground. Tetapi, hari ini percakapan itu pun telah kolaps.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *