Anak Ojol Di Bantul Tewas Karena Takjil, Diduga Keracunan

  • Whatsapp
Anak Ojol Di Bantul Tewas Karena Takjil, Diduga Keracunan

Hercules99 – Kriminal, AKP Ngadi, Kasat Reskrim Polres Bantul, mengungkap hasil pemeriksaan laboratorium terhadap bumbu sate yang dikonsumsi oleh Naba Faiz (10) mengandung racun jenis C. Naba merupakan anak dari pengemudi ojek online (ojol) di kota Bantul.

Pada hari Kamis, 29 April 2021, Ngadi mengatakan, untuk hasil sementara positif mengandung racun jenis C. Racun itu terdapat di bumbu dan sate yang ada bumbunya. Secara resmi, belum terdapat tembusan (hasil lab), tetapi pihaknya sudah mendapatkan hasilnya.

Read More

Menurut Ngadi, racun jenis C ini mudah diperoleh di masyarakat. Bentuknya cair dan padat. Racun ini dapat ditemukan di apotas, bahkan obat tikus juga ada.

Kepolisian selanjutnya akan berkordinasi dengan pihak laboratorium kesehatan daerah (labkesda) dinas kesehatan DIY untuk mendapatkan hasil resmi pemeriksaan sebelum melanjutkan penyelidikan. Sementara itu untuk autopsi, pihak kepolisian akan berkordinasi dengan kejaksaan, apakah dengan bukti hasil lab itu sudah cukup atau nanti akan dilakukan otopsi dengan bedah makam.

Polisi Telusuri Sosok ‘Hamid Dari Pakualaman’

Kepolisian sejauh ini telah memeriksa 6 orang saksi. Termasuk 1 diantaranya Tomi, warga Kasihan, Bantul, yang seharusnya menerima paket berisi sate bumbu tersebut.

Polisi juga sudah berupaya mencari tahu sosok ‘Hamid dari Pakualaman’ yang disebut oleh perempuan misterius sebagai pengirim paket. Sebelumnya, diberitakan bahwa Naba Faiz (10), warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meninggal dunia usai mengkonsumsi sate beserta bumbu yang dibawa ayahnya, Bandiman, pada minggu, 25 April 2021.

Sang ayah yang berprofesi sebagai pengemudi ojol itu memperoleh makanan dari seseorang di Kasihan, Bantul, yang menolak kiriman sate bumbu tersebut.

Bandiman sendiri sebelumnya diminta mengirimkan paket itu dari seorang perempuan tak dikenal yang ditemuinya di salah satu Masjid sekitaran stadion Mandala Krida, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Minggu. Si perempuan memesan jasa pengiriman secara manual atau tanpa aplikasi.

Perempuan misterius tersebut juga sempat menyampaikan pada Bandiman, bahwa paket itu merupakan makanan takjil. Sosok pengirimnya, menurut sang perempuan, adalah ‘Hamid dari Pakualaman’.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment