Herjunot Ali Berbagi Kisah Saat Naik Gunung di Swiss dan Hampir Meninggal

  • Whatsapp
Herjunot Ali Berbagi Kisah Saat Naik Gunung di Swiss dan Hampir Meninggal

Hercules99 – Artis, Aktor tampan kelahiran 1985, Herjunot Ali, sengaja berbagi kisah mendebarkan dan tak terlupakannya melalui kanal YouTube KUY Entertainment bersama Hesti Purwadinata dan Enzy Storia.

Secara mengejutkan mantan kekasih Tatjana Saphira ini mengaku pernah merasa berada pada ambang antara hidup dan mati, saat dirinya mendaki gunung Mont Fort, di Swiss.

Read More

Dengan jelas ia pun mengaku, bahwa pengalaman mendebarkannya tersebut disebabkan oleh sikapnya yang terlalu menyepelekan dan sombong pada saat pendakian itu.

Disebabkan Kesombongan

Menurut Herjunot, ceritanya ini berawal pada saat proses pendakian yang mana saat itu manajernya sudah kelelahan. Herjunot menanggapinya dengan menyuruh sang manajer untuk turun terlebih dahulu, dengan menyinggung takut hampir mati.

Namun akhirnya rombongannya memutuskan melanjutkan pendakian, dan Herjunot mengaku bahwa ia banyak marah-marah selama perjalanan. Sang manajer pun mengingatkan untuk hati-hati, karena di mana pun mereka berada, baik dalam negeri maupun di gunung luar, ada penunggunya.

Bukan hanya itu, temannya yang juga bergabung dalam pendakian pun memberikan peringatan agar mereka tidak mendaki hingga ke puncak paling atas. Alasannya karena saudara teman Herjunot meninggal di gunung tersebut satu bulan sebelum pendakian mereka saat itu.

Saat mendengar penuturan temannya tersebut, ia terkesan santai dan berpandangan tidak ada yang tidak bisa dilakukan olehnya.

Terjatuh dan Pingsan

Dan benar saja saat mencoba mendekati puncak, tiba-tiba saja ia terjatuh dengan berguling-guling ke bawah hingga kehabisan nafas. Sontak saja sang sweeper dalam regunya berusaha untuk membuat dirinya tetap sadar.

Sweeper tersebut juga sempat menawarkan penyewaan helikopter untuk turun, namun ia tolak karena alasan hemat biaya. Akhirnya Herjunot Ali berhasil dibawa turun gunung dengan selamat.

Namun rupanya dirinya sempat tak sadarkan diri selama dua jam, sesudah terjatuh di gunung. Ketika baru sadar pun dirinya hanya dapat mendengar suara, namun sulit untuk menggerakkan tubuhnya.

Dari sanalah dirinya merasakan yang namanya keadaan diambang hidup dan mati. Atas kejadian yang menimpanya, ia pun tiba-tiba sadar bahwa setelah itu hal pertama yang harus dilakukan adalah mengunjungi ibunya.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment