Pemerintah Bayangan Myanmar Sambut Baik Seruan Hasil Pertemuan ASEAN

  • Whatsapp
Pemerintah Bayangan Myanmar Sambut Baik Seruan Hasil Pertemuan ASEAN

Hercules99 – Internasional, Pemerintahan bayangan Myanmar dari anggota parlemen yang digulingkan telah menyambut seruan para pemimpin Asia Tenggara untuk mengakhiri ‘Kekerasan Militer’, setelah pembicaraan krisis mereka di Jakarta dengan pemimpin junta Min Aung Hlaing.

Jenderal itu menghadiri KTT tingkat tinggi, pada Sabtu 25 April 2021 dengan para pemimpin dari Asosiasi Negara-negara, 10 Negara Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk membahas krisis pemasangan Myanmar.

Read More

Sejak militer mengusir pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dalam kudeta 1 Februari, Myanmar telah gempar dengan protes hampir setiap hari, serta boikot kerja nasional di semua sektor masyarakat yang dipentaskan untuk menuntut kembali ke demokrasi.

Pasukan keamanan telah mengerahkan amunisi hidup untuk memadamkan pemberontakkan, menewaskan lebih dari 740 orang dalam tindakan keras brutal, menurut kelompok pemantau lokal Assistance Association for Political Prisoners (AAPP).

Pertemuan ASEAN menghasilkan konsensus, bahwa akan ada ‘penghentian segera kekerasan di Myanmar’.

Ditambahkan, ASEAN juga akan memiliki utusan khusus untuk ‘memfasilitasi mediasi’ antara semua pihak, dan perwakilan ini akan dapat melakukan perjalanan ke Myanmar.

Tetapi, sementara mereka ‘mendengar seruan untuk membebaskan semua tahanan politik’, komitmen untuk membebaskan mereka tidak termasuk dalam pernyataan konsensus.

Seorang juru bicara dari pemerintah bayangan, yang dikenal sebagai Pemerintah Persatuan Nasional, pada hari Sabtu, mengatakan bahwa pernyataan ASEAN adalah berita yang menggembirakan.

Stop Kekerasan Myanmar

Para pemimpin Asia Tenggara telah mendesak jenderal junta Myanmar, yang mengambil kekuasaan dalam kudeta Februari 2021, untuk mengakhiri tindakan keras, kekerasan di negara tersebut.

Dalam perjalanan ke luar negeri pertamanya yang diketahui sejak kudeta, Jenderal Min Aung Hlaing mendengar seruan agar militer berhenti membunuh para demonstran dan membebaskaan tahanan politik.

Lebih dari 700 orang tewas dan ribuan ditahan sejak kudeta. Pembicaraan yang berlangsung di sekretariat ASEAN di Jakarta ini, dikatakan bahwa Indonesia merupakan upaya besar pertama untuk mengatasi krisis.

Sebuah pernyataan yang dirilis setelah pertemuan puncak mengatakan para pemimpin dan menteri luar negeri dari Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) yang berjumlah 10 orang telah mencapai konsensus pada lima poin.

Mereka termasuk meminta pemberhentian segera, terhadap kekerasan dan membuka dialog antara para pemimpin militer dan sipil, dengan proses itu diawasi oleh utusan khusus ASEAN yang juga akan mengunjungi dengan delegasi.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *