BEI Umumkan Potensi Delisting Saham KBRI

  • Whatsapp
BEI Umumkan Potensi Delisting Saham KBRI

Hercules99 – Saham, BEI atau Bursa Efek Indonesia mengumumkan potensi delisting perusahaan tercatat atau emiten PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia (KBRI) di papan pengembangan. Hal ini mengingat saham perseroan telah disuspensi selama 24 bulan, pada 23 April 2021.

Potensi delisting saham PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk ini merujuk kepada pengumuman BEI nomor: Peng-SPT-00008/BEI.PPI/04-2019, pada 23 April 2019, perihal penghentian sementara perdagangan efek PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.

Read More

Selain itu, peraturan bursa nomor I-I tentang penghapusan pencatatan (delisting) dan pencatatan kembali (relisting) saham di bursa, kini bursa dapat menghapus saham perusahaan tercatat, apabila:

  • Ketentuan III.3.1.1 mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif, terhadap kelangsungan usaaha perusahaan tercatat, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status perusahaan tercatat, sebagai perusahaan terbuka, dan perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
  • Ketentuan III.3.1.1, saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar regular dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya, selama 24 bulan terakhir.

Bursa pun meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Sebelumnya, manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham atau suspensi PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) pada perdagangan Saham Selasa, 23 April 2019.

BEI suspensi saham PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk menunjuk pada surat PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk nomor 012/DIR-KBRI/IV/19 pada 22 April 2019, perihal tanggapan atas permintaan penjelasan bursa, perseroan menyatakan kegiatan produksi perseroan telah berhenti.

Dengan mempertimbangkan kondisi perseroan, dalam rangka menjaga pasar yang teratur, wajar dan efisien, bursa memutuskan menghentikan sementara perdagangan efek PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangan efek, pada Selasa 23 April 2019 hingga pengumuman lebih lanjut.

Susunan Pengurus dan Pemegang Saham

Susunan dewan dan komisaris perseroan hasil rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa, pada 23 Mei 2019:

  • Presiden Komisaris: Sonie Budi Wijaya
  • Komisaris Independen: Yona Ora Yuliasi
  • Direktur Utama: Henry Priyantoro
  • Direktur: Hendra Santoso

Susunan pemegang saham berdasarkan laporan bulan registrasi pemegang efek perseroan per-31 Maret 2021:

  • Quest Corporation sebesar 10,60%
  • Suisse Charter Investment Ltd sebesar 34%
  • Wyoming International sebesar 30,40%
  • Masyarakat sebesar 25%

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *