KPU Sudah Pastikan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Sabu Raijua, 7 Juli 2021

  • Whatsapp
KPU Sudah Pastikan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Sabu Raijua, 7 Juli 2021

Hercules99 – Politik, PSU atau Pemungutan Suara Ulang untuk memilih bupati dan wakil bupati Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur sudah dipastikan akan dilakukan pada 7 Juli 2021.

PSU ini menyusul Mahkamah Konstitusi atau MK mendiskualifikasi bupati dan wakil bupati terpilih, yaitu Orient dan Thobias.

Read More

Karenanya, pihak KPU Sabu Raijua kini sedang mempersiapkan seperti anggaran, kemudian untuk PSU sendiri, dan berbagai persiapan lainnya. Kirenius Padji, Ketua KPU Sabu Raijua berharap PSU nanti berlangsung baik dan tetap menjaga keamanan serta kedamaian.

Selain itu, dirinya juga berharap masyarakat Sabu Raijua mampu mematuhi setiap protokol kesehatan dalam PSU nanti.

Kirenius menjelaskan, saat ini baru tahap persiapan saja. Namun, secepatnya akan segera masuk ke tahap logistik serta tahap lainnya.

Hasil Putusan Mahkamah Konstitusi (MK)

Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) RI mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 2, yaitu Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly dari kepesertaan Pemilihan Kepala Daaerah (Pilkada) Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua MK Anwar Usman, membacakan amar putusan sidang sengketa Pilkada Kabupaten Sabu Raijua yang disiarkan MK secara daring, di Jakarta, pada Kamis (15/4).

Isi putusan sidang tersebut adalah, “Menyatakan batal keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati tertanggal 16 Desember.”

Selain itu, dalam amar putusan yang telah dibacakan tersebut, juga mengabulkan sebagian permohonan pemohon, menyatakan batal keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang memenuhi syarat sebagai peserta pemilihan bupati dan wakil bupati tertanggal 23 September 2020.

Kemudian, termasuk pula keputusan KPU setempat tentang penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon peserta Pilkada Sabu Raijua sepanjang mengenai pasangan calon nomor urut dua, yakni Orient P Riwu Kore dan Thobias Uly.

Selanjutnya, majelis hakim juga menyatakan batal keputusan KPU tentang penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua.

MK juga memerintahkaan pihak termohon dalam hal ini KPU Sabu Raijua, melaksanakan pemungutan suara ulang yang hanya diikuti oleh pasangan calon nomor urut 1 dan pasangan nomor urut 3.

Pemungutan suara ulang itu harus dilakukan dalam tenggang waktu 60 hari kerja, sejak putusan diucapkan oleh Majelis Hakim MK, dan menetapkan serta mengumumkan hasil pemungutan suara ulang tanpa harus melaporkannya ke MK.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *