Jambret HP di Tambora Berhasil Ditabrak Polisi

  • Whatsapp
Jambret HP di Tambora Berhasil Ditabrak Polisi

Hercules99 – Kriminal, Aksi penjambretan kembali terjadi di Jalan KH. Mansyur, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin, 19 April 2021.

M Faruk Rozi, Kapolsek Tambora Kompol mengatakan, kejadian itu bermula saat salah seorang perempuan bernama Intan sedang berjalan kaki di tempat kejadian perkara pada pukul 14.00 WIB.

Read More

Selanjutnya, dua pelaku berboncengan sepeda motor langsung mengikuti Intan. Dikarenakan curiga dan khawatir ada yang mengikutinya, Intan lantas memegang erat ponselnya karena takut terjadi apa-apa.

Kejar Pelaku Sampai Terpaksa Ditabrak

Walau begitu, tersangka tetap berhasil mengambil ponsel milik korban, lalu melarikan diri. Sontak, korban langsung berteriak meminta pertolongan, hingga terdengar oleh anggota Buser Polsek Tambora yang tengah patroli.

Polisi segera mengejar dua orang pelaku menggunakan mobil patroli. Pada akhirnya, petugaas berhasil menabrak motor kedua pelaku penjambretan yang berusaha untuk kabur. Saat itu, tersangka terpental dan jatuh dari sepeda motornya.

Pelaku berinisal IN langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Tambora. Sementara rekannya berhasil melarikan diri, serta masih dalam tahap pengejaran polisi.

Atas perbuatannya tersebut, IN dikenakan pasal 365 KUHP pidana tentang pencurian dengan kekerasan, dan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun.

Kasus Penjambretan Sadis Terekam CCTV

Tak hanya itu, terdapat kasus penjambretan yang terjadi di hari Kamis, 8 April 2021 lalu, dimana korban merupakan pelajar SMP di Palembang, Sumatera Selatan.

Korban terseret oleh sepeda motor pelaku saat berusaha mempertahankan ponsel yang dirampas pelaku.

Peristiwa yang terjadi di depan pabrik Kerupuk Jalan Dr Brigjen Noesmir, Kecamatan Sukarami, Palembang, terekam oleh kamera CCTV dan videonya sempat viral di media sosial.

Kronologis Penjambretan

Kejadian ini terjadi saat korban baru pulang membeli kuota internet untuk mengikuti ujian sekolah keesokan paginya yang dilakukan secara daring.

SH (16), didampingi ibunya, Meli (39), warga Jl Peternakan IV, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang ini mengatakan, bahwa anaknya tidak hanya kehilangan ponsel, tetapi juga mengalami luka di tubuh karena sempat tersungkur.

Bahkan, pelaku juga tega menganiaya korbaan dengan memelintir tangan ke arah belakang, menendang perut, hingga menginjak tubuh remaja ini sampai tersungkur di jalan.

Sang Ibu kini sudah melaporkan kejadian ini kepada kepolisian. Ia berharap polisi segera mengungkap dan menangkap pelaku agar tidak ada korban selanjutnya.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *