Dana Perolehan Via Penerbitan Saham Baru Tembus Rp 24,57 Triliun

  • Whatsapp
Dana Perolehan Via Penerbitan Saham Baru Tembus Rp 24,57 Triliun

Hercules99 – Saham, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pengumpulan dana melalui penambahan modal dengan menerbitkan saham baru, melalui rights issue dan private placement, berhasil capai hingga Rp.24,57 triliun, pada kuartal I 2021.

I Gede Nyoman Yetna Setia, Direktur Penilaian Perusahaan BEI menuturkan, perolehan dana dari rights issue dan private placement itu naik 8,3 kali dibandingkan kuartal I 2020, yaitu sebesar Rp.2,96 triliun.

Read More

Hingga kuartal I 2021, terdapat enam perusahaan tercatat yang telah melaksanakan rights issue dengan total fund raised, sebesar Rp.120,10 triliun.

Sementara itu, enam perusahaan tercatat yang telah melaksanakan private placement dengan total fund raise, sebesar Rp.12,48 triliun.

Nyoman menambahkan, terdapat 18 triliun perusahaan tercatat yang telah memperoleh persetujuan RUPS untuk melaksanakan rights issue.

Dengan 11 dari 18 perusahaan tercatat tersebut, telah menginformasikan harga pelaksanaan rights issue dengan potensi total nilai fund raise, sekitar Rp.11,37 triliun.

Selain itu, terdapat tujuh perusahaan tercatat yang telah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk melaksanakan private placement.

Empat dari tujuh perusahaan tercatat tersebut telah informasikan harga pelaksanaan private placement dengan potensi total nilai fund raise sebesar Rp.761 miliar dari empat perusahaan tercatat.

Nyoman Tunjukkan Antusiasme Tinggi Perusahaan

Dengan kondisi tersebut, Nyoman menunjukan tingginya antusiasme perusahaan tercatat dalam menggalang dana di pasar modal.

Tingginya antusiasme tersebut dapat disebabkan karena ada kebutuhan penambahan modal kerja, ekspansi usaha, dan kebutuhan refinancing utang perusahaan tercatat.

Ia menambahkan, harapan kondisi ekonomi yang mulai pulih setelah dimulainya vaksinasi COVID-19 juga berdampak pada kegiatan perusahaan yang membutuhkan modal untuk bertumbuh.

Berdasarkan kondisi itu, bursa mengharapkan penggalangan dana melalui penerbitan ekuitas akan mengalami peningkatan pada tahun 2021.

Ini dilakukan agar ekonomi Indonesia semakin bisa pulih, dengan bangkitnya perusahaan yang baru tumbuh atau masih dalam tahap pengembangan.

Adapun rights issue merupakan penambahan modal dengan mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Sedangkan private placement sebaliknya atau tanpa HMETD.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *