PAN Tak Ingin Bergabung dalam Koalisi Partai Islam di Pemilu 2024, Ini Alasannya

  • Whatsapp
PAN Tak Ingin Bergabung dalam Koalisi Partai Islam di Pemilu 2024, Ini Alasannya

Hercules99 – Politik, Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua Umum DPP PAN menegaskan bahwa, partainya menolak pembentukan koalisi poros partai Islam.

Dia juga mengingatkan kepada semua pihak agar berhati-hati saat menggunakan politik identitas berbasis agama sebagai merk jualan ke publik.

Read More

Viva Yoga mengungkapkan, meskipun ciri atau identitas khas partai politik atau ideologi politik partai telah dijamin di Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik, namun kita harus hati-hati dalam menggunakan politik identitas berbasis agama sebagai merk jualan ke publik.

Dia menilai simbol-simbol agama sebaiknya jangan dimasukkan ke dalam turbulensi politik karena dapat menyebabkan keretakan kohevisitas sosial dan dapat mengganggu integrasi nasional.

Viva Yoga mencontohkan beberapa kasus di pilkada dan pilpres adalah bukti yang seharusnya menjadi pelajaran sejarah bagi bangsa Indonesia.

Seperti dikutip dari Antara, ia menjelaskan bahwa PAN tidak ingin kondisi seperti itu akan terulang lagi. Adanya gerakan untuk menghidupkan wacana Poros Islam di Pemilu 2024 yang dilakukan oleh PPP dan PKS.

PAN memberikan apresiasi atas sikap politik tersebut sebagai bagian dari ijtihad politik PPP dan PKS, namun pihaknya tidak akan ikut wacana Poros Islam tersebut.

Dia juga menjelaskan, wacana pembentukan poros politik berbasis agama akan melahirkan antitesa poros lain berbasis non-agama.

Kondisi politik ini, menurut Viva Yoga, tentu ahistoris dan tidak produktif bagi kemajuan bangsa serta negara.

PAN: Sebaiknya Wacana diarahkan Pada Adu Ide dan Gagasan

Juru bicara PAN itu menyarankan, sebaiknya wacananya diarahkan pada adu ide dan gagasan untuk meningkatkan kualitas demokrasi, serta sumber daya manusia unggul.

Selain itu, Viva Yoga menambahkan, memperbaiki kesehatan dan perekonomian nasional, membangun kedaulatan pangan agar tidak impor, membangun militer modern, dan tema lainnya bisa dilakukan untuk kecerdasan bangsa.

Ia menjelaskan alasan PAN tidak ikut dalam poros tersebut, yaitu proses pendidikan politik rakyat harus diarahkan secara rasional, melalui pendekatan akal sehat.

Hal itu, menurut dia agar demokrasi dapat berjalan sehat da berguna untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan politik prosedural atau rutinitas, tetapi berpolitik yang substansif dan produktif.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *