UMKN Cirebon Dorong Optimalkan Bisnis Produk Etnik dengan Technopreneurship

  • Whatsapp
UMKN Cirebon Dorong Optimalkan Bisnis Produk Etnik dengan Technopreneurship

Hercules99 – Ekonomi, Cirebon menyimpan potensi yang kaya dalam setiap produk etniknya. Mulai dari batik, topeng, ukiran kayu, hingga kaca dekorasi dan kriya lainnya dihasilkan dengan tonasi yang unik, serta berbeda dari daerah lain.

Dengan potensi produk usaha yang kaya ini, meskipun di tengah pandemi, UMKM Cirebon harus tetap berkegiatan dengan memanfaatkan peluang entreneurship dan technopreneurship.

Read More

Adapun makna dari technopreneurship adalah menjadi pengusaha yang mampu memanfaatkan teknologi sekarang.

Dalam pembukaan acara Creativetalks Pojok Literasi, Jumat, 16 April 2021, Septriana Tangkary, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim mengungkapkan, pemerintah memberikan jaringan infrastruktur internet agar masyarakat bisa lebih produktif.

Terutama dalam menjual produk secara online, meskipun tidak bertransaksi secara tatap muka. Namun, kini UMKM Cirebon masih bisa survive di tengah pembatasan sosial.

Septriana memberikan motivasi kepada UMKM Cirebon bahwa selalu ada peluang di tiap kesulitan.

Dalam acara tersebut, hadir beberapa narasumber yakni, Chairul Shaleh, Asisten Deputi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Kewirausahaan, Kemenko Perekonomian.

Lalu ada juga Ketua Umum Dharma Pertiwi dan e-commerce LaDaRa, Nanny Hadi Tjahjanto, serta founder batik Trusmi, Sally Giovani.

Dalam kesempatan sama, ketua umum Dharma Pertiwi dan e-commerce LaDaRa, Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan, LaDaRa berisi 100 persen produk-produk dalam negeri yang diinisiasi oleh Anggota TNI, yang disupervisi oleh Dekranas diperuntukkan bagi masyarakat.

Sehingga, masyarakat Indonesia mampu mengembangkan produk unggulan UMKM secara online agar tetap produktif, kreatif dan inovatif.

Menjadi Pendorong Kebangkitan Ekonomi

Asisten Deputi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Kewirausahaan Kemenko Perekonomian, Chairul Saleh menambahkan, digitalisasi tentu tidak dapat terhindarkan terutama di tengah pandemi.

Inovasi dan digitalisasi menjadi solusi kebangkitan ekonomi yang sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Sally Giovanny, Founder Batik Trusmi menyampaikan bahwa, terjadi perubahaan cara usaha dengan adanya pandemi. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi, yaitu menjual produk secara online.

Sally memberikan tips bagaimana caranya memulai sebuah usaha, yaitu dimulai dengan niat kuat, lakukan yang bisa dilakukan, jangan terus menunda untuk memulai usaha, dan mulai usaha dari apa yang kita suka.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *