Perawat yang Dijuluki Dokter Sabu Ini Akhirnya Ditangkap

  • Whatsapp
Perawat yang Dijuluki Dokter Sabu Ini Akhirnya Ditangkap

Hercules99 – Kriminal, Tim dari Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menangkap AF (28), seorang pria yang dijuluki dokter sabu di Lombok Timur.

Ia langsung diringkus ketika akan bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu dengan calon pembelinya, pada Senin (12/4).

Read More

Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Direktur Reserse Narkoba Polda NTB dan Kombes Pol mengatakan penangkapan AF berawal dari informasi masyarakat.

Berkat Informasi Masyakarat, Polisi Bisa Mengawasi Gerak Gerik AF

Menurut Helmi, transaksi narkoba yang dilakukan oleh dokter sabu itu digagalkan pada Senin malam. Tepatnya di Jalan Raya Mataram-Sikur, depan SPBU Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

Sebelum penangkapan, polisi sudah mengawasi gerak gerik AF yang akan bertemu dengan konsumennya. Saat itu, tersangka datang seorang diri ke lokasi yang ditentukan menggunakan sepeda motor.

Ketika seorang pria diduga sebagai pemesanan barang haram itu tiba, lalu menghampiri sang dokter sabu itu, maka tim yang berada pada posisi penyamaran langsung melakukan penyergapan.

Pria berinisial MIG alias pemesan sabu dari AF ikut diringkus. Namun, polisi tidak menemukan barang haram itu ada di pelaku.

Kombes Helmi mengatakan bahwa, dokter sabu alias AF ini sempat membuang bungkus rokok berisi poketan sabu ke selokan dan berupaya untuk kabur.

Sayangnya, upaya AF untuk melarikan diri tidak berhasil, karena digagalkan oleh tim yang telah berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Penangkapan Disaksikan Oleh Warga, AF Ternyata Seorang Perawat di puskesmas

Dari penangkapan tersangka, polisi mengamankan bungkus rokok berisi poketan sabu-sabu yang sempat dibuang ke selokan. Penangkapan ini pun bahkan disaksikan oleh warga sekitar.

Dari hasil geledah badan, tim berhasil mengamankan uang senilai Rp.3 juta yang diduga merupakan uang hasil transaksi penjualan sabu.

Belakangan tersangka AF diketahui berprofesi sebagai perawat di sebuah Puskesmas Suela, Kabupaten Lombok Timur. Kini, ia sudah diamankan bersama MIG di Polda NTB.

Kedua tersangka terancam hukuman Pasal 112, Pasal 114, Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

Saat ini, penyidik masih mengembangkan jaringan AF dengan memburu seorang pria dari Aikmel, Kabupaten Lombok Timur yang menjual sabu-sabu kepada tersangka.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *