PKS: Demokrasi Indonesia Kini Alami Kemunduran

  • Whatsapp
PKS Demokrasi Indonesia Kini Alami Kemunduran

Hercules99 – Politik, Mohammad Sohibul Iman, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut demokrasi Indonesia masih belum sesuai dengan harapan. Pasalnya, demokrasi di Tanah Air masih kerap ditemui politik uang atau money politics.

Di samping itu, terdapat juga kekuatan besar yang disebut oligarki mendominasi atmosfer demokrasi di Indonesia

Read More

Dalam keterangan tulisnya, Jumat 9 April 2021, Presiden PKS 2015-2021 ini mengungkapkan, politik dan oligarki layaknya setali tiga uang, karena ini semua disebabkan hal yang sama. Jadi, adanya kekuasaan uang dan dipraktikan dengan jual beli suara, sehingga banyak yang mulai menyuarakan.

Sohibul menambahkan, kemunduran demokrasi ditandai dengan ruang partisipasi publik yang semakin menyempit. Ini diakibatkan pintu masuk ke ranah politik semakin berat yang disebabkan biaya politik mahal.

Akibatnya, sirkulasi elit hanya dikuasai oleh orang-orang atau kelompok yang memiliki modal kapital.

Pria yang kerap disapa kang Imam ini mengatakan bahwa penyebab mundurnya demokrasi Indonesia salah satunya akibat dari desain institusi demokrasi kita yang belum tuntas, menyempitnya partisipasi publik, hingga pengelolaan negara yang baik tidak abuse of power.

Pembiayaan demokrasi Indonesia yang menganut pasar bebas konstestasi politik, membuat politik Indonesia menjadi buruk. Bukan hanya itu saja, maraknya perilaku koruptif, politik berbiaya mahal, sampai munculnya oligarki kekuasaan.

Indonesia Harus Memperbaiki Cara Pandang Terhadap Kekuasaan

Untuk menghindari demokrasi mengalami kemunduran, ditambah dengan munculnya oligarki dalam politik, Indonesa harus memperbaiki cara pandang terhadap kekuasaan.

Negara Indonesia mesti bisa belajar tentang kesadaran etis dari Jepang, terkait bagaimana cara pandang dalam kekuasaan.

Budaya Jepang menempatkan kekuasaan sebagai sebuah kepercayaan dan kehormatan, maka jika terjadi sesuatu yang memalukan, maka mundur dari kekuasaan. Hal ini seharusnya bisa dilakukan oleh negara Indonesia juga, sehingga tidak ada lagi para koruptor, sampai yang menyalahgunakan kekuasaan.

Menurut Sohibul, politik itu seharusnya politik adu gagasan, bukan keuangan apalagi menggunakan isu-isu primordial.

Melalui demokrasi inilah, semuanya bisa mendorong demokrasi substansi, sehingga bisa menciptakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *