Indonesia Menjadi Negara Maju, Pendapatan Harus Meningkat Tiga Kali Lipat

  • Whatsapp
Indonesia Menjadi Negara Maju, Pendapatan Harus Meningkat Tiga Kali Lipat

Hercules99 – Ekonomi, Indonesia telah memperoleh status negara berpendapatan menengah atas atau upper middle income country dari Bank Dunia, 1 Juli 2020.

Kenaikan status itu terjadi setelah GNI atau Gross National Income atau Pendapatan Nasional Bruto (PNB) Indonesia meningkat jadi USD 4.046 per kapita, pada akhir 2018 lalu.

Read More

Namun, Bambang Brodjonegoro, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) menekankan bahwa Indonesia masih jauh dari kategori negara maju atau berpendapatan tinggi.

Menurutnya, jika Indonesia ingin masuk dalam kategori negara maju, maka perlu dilakukan usaha keras yang luar biasa. Menristek Bambang lantas berkaca pada seluruh negara anggota PBB, dimana hanya sedikit negara yang berhasil lolos dari jebakan negara kelas menengah.

Menristek Bambang melanjutkan, untuk menjadi negara maju, secara hitungan GNI per kapita, setiap orang Indonesia harus menaikkkan penghasilannya tiga kali lipat dari penghasilan hari ini.

Negara Kesatuan Republik Indonesia ini memang pernah meninggikan GNI per kapita hingga tiga kali lipat lebih besar. Hal itu terjadi saat masa kritis tahun 1998 lalu.

Saat itu, PNB per kapita Indonesia jeblok di kisaran USD 1.000, namun bisa bangkit lagi menjadi USD 4.000 hari ini.

Kadin: Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh Positif di Tahun 2021

Pada tahun 2021, diperkirakan perekonomian nasional bisa tumbuh positif menyusul peningkatan sejumlah indikator ekonomi, seperti indeks manufaktur, indeks penjualan ritel, konsumsi semen, konsumsi listrik, serta impor bahan baku serta barang modal.

Dikutip dari Antara, Arsjad Rasyid, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, mengungkapkan perbaikan indikator ekonomi menumbuhkan sikap optimisme bahwa pemulihan ekonomi nasional sedang berlangsung.

Kebijakan yang digulirkan pemerintah sudah tepat dan pengusaha juga konsisten mendukung pemerintah untuk bisa memulihkan ekonomi.

Perlu diketahui, Arsjad Rasyid merupakan salah satu calon Ketua Umum Kadin Indonesia untuk periode 2021-2026.

Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa kembali ke kisaran 4,3 sampai 55% di tahun 2021. Ini tentu melonjak jauh dari realisasi pertumbuhan ekonomi 2020 yang terkontraksi 2%.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *