Moeldoko Ditanya Soal Demokrat: Jangan Ikut-Ikutan Primitif

  • Whatsapp
Moeldoko Ditanya Soal Demokrat Jangan Ikut-Ikutan Primitif

Hercules99 – Politik, Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan enggan menjawab saat dicecar pertanyaan soal internal Partai Demokrat. Ia lantas meminta awak media yang bertanya untuk tidak ikut-ikutan bersikap primitif.

Hal ini disampaikan Moeldoko saat menyampaikan penjelasan soal pengambilalihan Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita di Kantor Staf Presiden Jakarta, pada Jumat, 9 April 2021.

Read More

Saat ditanya soal demokrat oleh para wartawan, Kepala Staf Kepresidenan ini malah menjawab untuk tidak ikut-ikutan primitif.Saat ditanya soal demokrat oleh para wartawan, Kepala Staf Kepresidenan ini malah menjawab untuk tidak ikut-ikutan primitif.

Dia mengaku hanya mau menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan tugasnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Terlebih lagi, Moeldoko berbicara di lokasi Kompleks Istana Kepresidenan.

Ia mengatakan kepada wartawan dengan tegas, saat ini Moeldoko tepat berada di kantor Kepresidenan, Jadi, sebaiknya pihak awak media bertanya seputar kerja-kerja KPS saja.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM menegaskan penolakan hasil KLB Deli Serdang oleh Partai Demokrat kubu Moeldoko. Sehingga, sejumlah pengurus Demokrat KLB pun berencana untuk menggugat keputusan itu ke PTUN.

Sedangkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Demokrat bersyukur kepengurusan KLB Demokrat ditolak. Dia berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena hukum sudah ditegakkan dengan cara adil.

Dalam konferensi Pers, pada Rabu (31/3/2021), AHY mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, bapak Jokowi Widodo.

Ia berterima kasih karena Presiden RI ini telah menunaikan janji pemerintah untuk menegakkan hukum dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya dalam kasus KLB yang ilegal serta inkonstitusional.

AHY: Tak Ada Dualisme Dalam Demokrat

Ketum Partai Demokrat ini juga berterima kasih kepada Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Mahfud Md, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Kapolri Jenderal polisi Listyo Sigit Prabowo, serta unsur pemerintah lainnya.

AHY mengatakan keputusan pemerintah itu menegaskan bahwa tak ada dualisme kepemimpinan dalam tubuh partai demokrat. Selain itu, dirinya merupakan Ketua Umum sah berdasarkan AD/ART.

Ia menjelaskan, partai demokrat tidak menganut dualisme kepemimpinan di dalam tubuhnya. Lalu, Ketua Umum Partai Demokrat adalah Agus Harimurti Yudhoyono.

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments